Rumah Idaman itu Mitos, tapi Perbaikan Rumah itu Nyata
Property

Rumah Idaman itu Mitos, tapi Perbaikan Rumah itu Nyata

Rumah sudah menjadi tempat tinggal kita, maka dari itulah kita perlu menjaganya agar tetap nyaman untuk ditinggali. Beberapa dari kita memilih untuk renovasi rumah saja, bukan malah merubah bentuk dan konsep rumah tersebut. Mengapa hal tersebut lebih digemari dibanding mengubah konsep awal rumah tersebut?

Simpel dan Tak Makan Biaya

Kalau mau bicara kenapa renovasi bisa lebih populer? Mungkin jawaban paling dekat dengan kata benar ialah renovasi lebih simple dan juga murah. Kalau kita mau berpikir mengubah konsep sebuah rumah tentu butuh biaya yang cukup besar. Kita perlu menghancurkan rumah tersebut dan membangunnya kembali dengan konsep baru.

Walaupun nilai plus yang dibawa rumah tersebut akan berbeda, apa saja biaya yang harus kita keluarkan kadang terlampau tinggi. Apalagi saat tanahnya sudah terbatas hanya sebidang, kita perlu memutar otak mati-matian hanya untuk mengganti konsepnya. Renovasi akan jauh lebih simple dan juga friendly mungkin itulah kenapa renovasi jauh lebih populer di Indonesia.

Hal yang kurang memuaskan dari sekadar renovasi adalah kita akan sangat terbatas dan bahkan cenderung membatasi diri. Hal tersebut dikarenakan renovasi biasanya hanya dilakukan seperlunya. Itulah yang membuat perbedaan substansial antara perubahan konsep bangunan dan juga renovasi saja, perubahan konsep biasanya didasari oleh passion and lust.

Menciptakan rumah yang menjadi tempat tinggal untuk keluarga dan menjadi idaman kita semasa muda merupakan impian kosong yang tidak pernah punya tujuan tertentu. Alasan tersebut menjadi salah satu sisi positif pada renovasi, secara tidak langsung kita akan menyadari batasan kita dan juga cara kita dalam membuat rumah impian.

Rumah Idaman itu Mitos

Tak hanya dongeng tentang naga dan pangeran, tapi cerita soal rumah idaman kita juga bisa dibilang mitos yang kosong. Seperti yang kita tahu semakin bertambah usia human interest akan semakin berubah juga. Hal tersebut mengakibatkan sebuah hal yang menjadi idaman biasanya tidak bertahan secara konstan dan tetap.

Pada dasarnya rumah idaman kita itu selalu berubah-ubah setiap waktu. Alangkah bijaksana apabila kita lebih memilih untuk melihat kedalam diri kita dan melihat batasan-batasan yang bisa kita jadikan patokan. Rumah idaman biasanya berbasis pada fantasi dan juga imajinasi yang luas tak batas.

Imperfection is a cause of desire, rasanya quote tersebut berhasil menggambarkan bagaimana rumah idaman itu sebenarnya. Pada dasar psikologi manusia sebenarnya, kita lebih mencintai apa yang kita miliki sekarang dan hanya sekedar berandai-andai akan sesuatu yang lain. Boleh dibilang kalau rumah Anda saat ini sebenarnya adalah rumah idaman yang sesuai harapan Anda.

Bisa dibilang bahwa renovasi akan jauh lebih relevan dan juga ekonomis bagi kita. Memang begitu banyak hal yang harus kita pertimbangkan sebelum kita melakukan renovasi. Tetapi hal tersebut masih jauh lebih sederhana dan simple dibandingkan dengan penggantian konsep bangunan. Oleh karena itu perbaikan rumah perlu direncanakan dengan matang.

Apabila Anda berencana untuk melakukan renovasi rumah, yang perlu Anda lakukan adalah mencari waktu yang tepat untuk mulai melakukan renovasi. Selain itu, Anda juga perlu tenaga profesional demi membantu proses renovasi yang Anda lakukan. Apabila Anda kesulitan dalam mencari jasa renovasi Anda bisa temukan di sejasa.com.