Mengenal 8 Perbedaan Hotel Syariah dan Hotel Konvensional di Indonesia
Lifestyle

Mengenal 8 Perbedaan Hotel Syariah dan Hotel Konvensional di Indonesia

Mungkin ada sebagian hotel konvensional yang memenuhi beberapa aspek standar hotel berbasis syariah. Namun, hotel syariah menerapkan aturan yang ketat dan menyeluruh sesuai dengan aturan hukum Islam. Hal tersebut telah tercantum dalam peraturan pemerintah dan MUI tentang standarisasi hotel syariah. Perbedaan hotel syariah dan hotel konvensional bisa Anda lihat dari rangkuman berikut!

Perbedaan hotel syariah dan konvensional

Berikut adalah ulasan tentang perbedaan hotel syariah dan konvensional yang perlu Anda tahu.

  • Tidak akan melewatkan waktu shalat

Dengan menginap hotel syariah, Anda bisa menikmati waktu istirahat tanpa melewatkan waktu shalat. Shalat bisa dilakukan di masjid hotel atau melaksanakan ibadah di dalam kamar. Bagi kaum Hawa yang memilih ibadah di kamar, bisa menggunakan fasilitas tempat wudhu, tempat ibadah dan ketersediaan Al-Qur’an di setiap ruangan kamar.

  • Ada pengeras suara adzan di ruangan

Melepas penat tanpa khawatir tertinggal waktu shalat, sebaiknya Anda memang menginap di hotel syariah. Pasalnya, suara adzan akan berkumandang di mana-mana termasuk ruangan Anda. Tersedia pengeras suara adzan yang tidak akan Anda temukan di hotel konvensional.

  • Makanan dan minuman halal

Perbedaan hotel syariah dan hotel konvensional yang bisa Anda temukan adalah ketersediaan makanan dan minuman halal bersertifikasi MUI. Hotel syariah tidak menyediakan minuman jenis alkohol atau wine yang mungkin tersedia di hotel konvensional lain.

  • Biaya sewa lebih murah

Kebanyakan hotel syariah menawarkan biaya sewa kamar yang cenderung lebih murah. Meskipun memiliki tarif harga per malam yang murah, namun Anda tetap mendapatkan fasilitas hotel yang tak kalah memadai.

  • Wajib membawa pengenal dan buku nikah untuk pasangan

Perbedaan mencolok antara hotel syariah dan konvensional terlihat dari seleksi tamu. Pasangan yang tidak bisa menunjukkan identitas sebagai pasangan resmi, maka bersiap untuk tidak diperkenankan menginap di hotel syariah.

Anda harus membawa KTP atau buku nikah resmi sebagai bukti bahwa pasangan yang menginap benar-benar suami istri. Jika menginap dengan saudara berlainan jenis, wajib menunjukkan pengenal dengan alamat rumah yang sama.

  • Ketersediaan air untuk bersuci

Di rest room, ketersediaan air untuk bersuci baik wudhu atau membersihkan diri dari buang hajat bisa membuat Anda merasa lebih nyaman. Tempat bersuci sangat layak dan memadai sehingga Anda tidak perlu bersuci dari air shower atau wastafel seperti kebanyakan hotel konvensional.

  • Tidak ada tempat hiburan yang mengarah pada kemaksiatan

Hotel syariah memiliki banyak fasilitas berupa tempat olahraga dan kebugaran, spa, restoran, dan lain-lain. Fasilitas dan tempat hiburan sesuai dengan koridor Islami atau tidak mengarah pada tindakan kemaksiatan, pornografi atau asusila. Bar dan tempat hiburan hingar bingar tidak akan ada di hotel berbasis syariah.

  • Kawasan hotel yang sangat kondusif

Anda yang mengajak anak-anak untuk menginap di hotel, sebaiknya pertimbangkan untuk mengambil kamar di hotel syariah. Kawasan hotel sangat kondusif dan nyaman sebab semua karyawan dan karyawati memakai pakaian yang sesuai syariat. Selain itu, pelayanan sangat ramah guna memberikan kenyamanan bagi pengunjung hotel.

Orang non muslim tetap bisa menginap di hotel syariah asal mematuhi setiap aturan yang telah ditetapkan pihak hotel. Jangan lupa membawa bukti pengenal jika Anda berniat menginap dengan pasangan, ya! Beberapa perbedaan hotel syariah dan hotel konvensional bisa menjadi referensi untuk Anda yang masih ragu membedakan keduanya. Pastikan Anda booking kamar di hotel syariah yang kredibel bukan sekadar menggunakan embel-embel syariah, ya! Yuk, liburan bersama keluarga dengan menginap di hotel yang mendukung kenyamanan Anda!