Jenis Bahan Kain yang Biasa Digunakan Untuk Membuat Tas Wanita
Lifestyle

Jenis Bahan Kain yang Biasa Digunakan Untuk Membuat Tas Wanita

Tas wanita terbuat dari berbagai jenis bahan yang umumnya terbuat dari bahan kulit. Namun selain menggunakan bahan kulit, tas juga dapat dibuat menggunakan berbagai jenis bahan kain. Jenis tas yang umumnya terbuat dari kain seperti backpack, tas laptop, totebag, dan lain-lain.

Jenis Kain Untuk Membuat Tas Wanita

Tidak semua jenis kain dapat digunakan untuk membuat tas. Pemilihan kain juga bergantung pada fungsi dan jenis tas agar dapat menghasilkan tas dengan kualitas yang bagus. Berikut beberapa jenis kain untuk membuat tas wanita.

  • Polyester

Polyester merupakan bahan kain yang sudah umum digunakan untuk membuat tas karena memiliki sifat awet, tahan lama, tebal, tidak mudah kusut, tahan air, tidak mudah tumbul jamur dan bakteri, bahkan tahan terhadap dry cleaning, pencucian kimia, maupun pelarut organik. Umumnya digunakan untuk membuat backpack, tas laptop, dan lain-lain.

  • Kain Kanvas

Kain kanvas memiliki karakteristik bahan yang cukup kuat dan tahan lama karena kainnya cukup tebal, kaku dan memiliki tekstur permukaan yang kasar. Karena memiliki daya tahan yang baik, kain kanvas lebih sering digunakan untuk pembuatan tas gunung, backpack, daypack, dan sejenisnya. Kain kanvas juga terbagi menjadi kain kanvas sueding, kanvas terpal, dan kanvas marsoto.

  • Kain Corduroy

Kain corduroy tekstur yang lembut, halusm dan memiliki ciri yang unik yaitu permukaan terlihat seperti susunan tali sejajar yang dijahit bersama yang dipisahkan oleh jarak tertentu. Kain corduroy juga sangat awet dan tahan lama. Biasanya terbuat dari bahan polyester, rayon, acrylic, serat katun, atau gabungan dari beberapa jenis serat yang lain. Bahannya juga cukup fleksibel dan dapat diregangkan. Umumnya digunakan untuk membuat totebag dan backpack.

  • Kain Dinir

Kain dinir memiliki tekstur permukaan yang lembut dan kuat namun masih tetap elastis. Bahan kain tas ini memiliki sifat anti air sehingga barang tidak akan basah jika tas terkena air. Awalnya kain dinir lebih sering digunakan untuk membuat tas anak-anak namun saat ini sudah mulai digunakan untuk pembuatan tas orang dewasa seperti backpack dan rucksack.

  • Kain Cordura

Kain cordura memiliki karakteristik yang kuat dan tahan lama, daya tahan terhadap air yang cukup tinggi sehingga apabila tas terkena air makan barang tidak akan langsung basah, dan memiliki tekstur permukaan bintik-bintik. Kain ini sangat tahan terhadap kerusakan karena tidak mudah lecet dan sobek. Kain cordura sering digunakan untuk ransel, tas untuk menjelajah, koper, dan tas militer.

  • Kain Blacu

Kain blacu terbuat dari kapas sehingga tidak memiliki warna karena masih murni dan belum melewati proses pemutihan dan pewarnaan. Dibandingkan dengan kain kanvas, kain blacu memiliki ketebalan sedikit lebih tipis dan sedikit kasar. Karena terbuat dari kapas, kain ini sangat aman digunakan untuk membuat tas. Biasanya digunakan untuk membuat totebag atau tas dengan desain kasual lainnya.

  • Kain Denim

Kain denim diproses dengan jenis tenun silang kepar sehingga hasil akhir pada permukaannya akan terlihat seperti garis-garis diagonal. Kain ini cukup tebal dan kuat sehingga memiliki tingkat daya tahan yang lama.

Awalnya kain denim digunakan untuk pakaian dan hanya terdiri dari warna indigo namun kain denim mulai dikembangkan sehingga memiliki banyak pilihan warna bahkan menjadi bahan untuk membuat tas wanita. Kain denim memiliki tampilan yang kasual sehingga cocok digunakan untuk outfit apa saja. Umumnya digunakan untuk membuat totebag dan backpack.