Film Indonesia Untuk Ditonton Di Netflix
Lifestyle

8 Film Indonesia Untuk Ditonton Di Netflix Saat Mengkarantina Di Rumah Selama Pandemi COVID-19 Ini

Netflix telah meningkatkan konten internasionalnya sejak itu tersedia di banyak negara di luar Amerika Serikat. Sekarang, Anda dapat menemukan serangkaian film dan seri yang lebih beragam, selain dari Stranger Things dan The End of the F *** king World, kaian juga bisa menonton film-film Indonesia yang tidak kalah serunya loh. Sementara opsi yang tersedia di Netflix bisa sangat luar biasa, kebanyakan dari kita yang saat ini melakukan karantina sendiri di rumah punya waktu untuk mencoba film atau serial baru. Kami telah memilih sendiri 8 film Indonesia di Netflix dengan tema yang berkisar dari cinta hingga horor untuk membuat Anda tetap terhibur selama masa sulit ini.

Berikut adalah film-film Indonesia yang bisa kaian tonton selama karantina.

  • Ada Apa dengan Cinta? (AADC)

Film ini dirilis pada tahun 2002, film ini dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra masih hidup dalam ingatan kolektif banyak orang Indonesia yang berusia lanjut pada awal 2000-an. Tidak hanya itu salah satu film Indonesia paling populer, tetapi juga memiliki soundtrack yang mengesankan. AADC ini merupakan salah satu film Indonesia romantis yang banyak menjadi favorite banyak orang. Film ini berpusat pada Cinta (Dian Sastrowardoyo) yang menjadikan judul asli Indonesia sebagai pelesetan yang baik ( cinta berarti “cinta” alias pemeran utamanya) dan percintaannya yang rumit dengan Rangga (Nicholas Saputra) yang rumit. Ini juga menguji persahabatan, dan bahkan menyentuh kesehatan mental di kalangan remaja yang tinggal di rumah yang toxic.

  • love for sale

Aplikasi kencan adalah lambang cinta di era digital ini, dan plot twist yang sempurna untuk Love for Sale . Film tahun 2018 ini berkisah tentang seorang lelaki paruh baya bernama Richard Achmad (Gading Marten) yang sudah lajang begitu lama sehingga teman-temannya menantangnya untuk menemukan dirinya sebagai plus-one untuk menghadiri pernikahan. Dia mematuhi dan mendaftar ke aplikasi kencan, yang cocok dengannya dengan Arini Kusuma (Della Dartyan). Segalanya berjalan dengan lancar dan Richard yakin bahwa Arini adalah “satu-satunya”baginya, sampai dia tiba-tiba pergi. Dikisahkan dengan cara yang membumi yang membuat orang bersimpati dengan karakter, film ini menunjukkan kepada kita bagaimana cinta tidak semudah itu.

  • Posesif

Cinta pertama membuat Anda berpikir tentang indahnya rasa kasih sayang yang diberikan oleh pasangan anda. Drama 2017, Posesif , mungkin menipu Anda untuk berpikir itu adalah kisah cinta remaja klise antara atlet sekolah menengah Lala Anindhita (Putri Marino) dan Yudhis Ibrahim (Adipati Dolken). Tetapi seiring berjalannya film, menjadi jelas bahwa Yudhis, yang pada awalnya tampaknya membuat Lala bahagia, sebenarnya kasar dan berbahaya.  Film ini tidak takut untuk menunjukkan bahwa cinta muda tidak selalu pure. Wanita muda dapat sangat terluka oleh pria yang sama yang mengklaim memiliki kepentingan terbaik mereka di hati. Posesif bukanlah film yang mudah ditonton, tetapi temanya penting dan dapat memicu beberapa diskusi yang sangat dibutuhkan tentang pelecehan emosional dan fisik.

  • Aruna dan Lidahnya

Pastikan Anda belum makan apa pun sebelum menonton Aruna dan Lidahnya karena Anda akan mendapatkan banyak makanan yang membuat kalian mengidam begitu Anda selesai menonton film. Dibintangi oleh duo yang sama dari Ada Apa Dengan Cinta? bersama Hannah Al Rashid dan Oka Antara, film 2018 ini pada dasarnya adalah kisah cinta bagi para pecinta kuliner.  Ini bercerita tentang karakter tituler, Aruna (Dian Sastrowardoyo), yang bertugas untuk menyelidiki wabah flu burung di beberapa bagian Indonesia. Selama perjalanan bisnis, dia mencoba hidangan lokal dengan teman-teman pecinta makanannya yang ikut, tetapi dia tidak bisa menikmati hidangan apa pun. Kami tidak ingin merusak ceritanya. Yang bisa kami katakan adalah Anda pasti ingin makan besar saat filmnya selesai.